Tips memilih furnitur ramah lingkungan

Memilih furnitur ramah lingkungan

Melindungi bumi dari kerusakan alam bisa dimulai dari rumah. Tak hanya mengurangi sampah plastik, pilihannya perabot rumah juga dapat mengurangi risiko kerusakan lingkungan. Beberapa produsen furnitur telah menggaungkan furnitur ramah lingkungan dalam produknya. Kemudian sebagai pemilik rumah, kita juga perlu mengetahui aspek apa saja yang perlu diperhatikan dalam memilih furnitur ramah lingkungan atau eco-friendly.

Berikut enam tips memilih furnitur ramah lingkungan

rotan

Grosir Mebel Rotan Indonesia
Grosir Mebel Rotan Indonesia

Tak ada salahnya menggunakan material lain selain kayu. Salah satunya adalah rotan alami yang mempunyai tampilan yang tidak kalah indahnya dengan kayu. Rotan merupakan pilihan material yang ramah lingkungan karena rotan relatif mudah ditanam dan tumbuh, sehingga regenerasi pohon rotan berlangsung lebih cepat dibandingkan pohon kayu.

Kayu Ramah Lingkungan

Set Makan Kayu Yang Indah
Set Makan Kayu Yang Indah

Yang dimaksud dengan kayu ramah lingkungan di sini adalah kayu bersertifikat yang berasal dari hutan yang dikelola secara bertanggung jawab. Artinya, pengelola hutan akan melakukan penanaman kembali hutan ketika pohonnya digunakan untuk membuat furnitur. Produsen furnitur yang baik biasanya memiliki a Dewan Pengawas Hutan (FSC) logo kayu bersertifikat lengkap pada bahan baku yang digunakan.

Kayu daur ulang juga bisa menjadi pilihan. Furnitur bekas yang sudah direfinishing atau furnitur berbahan rangka kayu bekas mempunyai nilai ramah lingkungan karena menggunakan kayu yang sudah ada tanpa menebang pohon.

Bahan Daur Ulang

Kursi dan meja jati daur ulang Samosir
Kursi dan meja jati daur ulang Samosir

Furnitur dari barang bekas seperti ban, drum, hingga wadah juga bisa menjadi pilihan furnitur ramah lingkungan. Furnitur dari bahan daur ulang juga cocok bagi Anda yang ingin menghadirkan konsep Industrial pada ruangan di rumah Anda. Pembuatan furnitur dari bahan daur ulang biasanya dikerjakan secara custom, sehingga bentuk dan ukurannya bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan dan selera interior anda.

Dapat dibongkar

Furnitur yang bisa dibongkar pasang akan memudahkan Anda saat harus pindah rumah. Furnitur juga bisa digunakan kembali di rumah baru tanpa perlu menggantinya dengan yang baru. Membongkar furnitur juga mengurangi emisi karbon yang dikeluarkan saat membawa furnitur dari toko ke rumah. Untuk furniture yang tidak bisa dibongkar maka perlu menyewa truk khusus untuk dibawa pulang, sedangkan jika furniture bisa dibongkar menjadi ukuran yang lebih kompak maka anda bisa membawanya pulang sendiri.

Selesai Aman

Pilihlah furnitur dengan finishing ramah lingkungan, salah satunya finishing berbahan dasar air atau biasa disebut penyelesaian akhir berbahan dasar air. Selain ramah lingkungan, finishing berbahan dasar air juga relatif lebih aman bagi kesehatan penghuni rumah karena lebih sedikit mengandung bahan kimia tambahan yang berbahaya.

Kurang itu lebih

Tips yang tak kalah penting dalam memilih furnitur ramah lingkungan adalah think less is more atau meminimalisir segala sesuatunya agar fungsi rumah bisa maksimal. Penerapan less is more dapat dilakukan dengan cara mengganti peran satu perabot dengan perabot lainnya. Misalnya saja mengganti meja samping dengan bangku. Dengan begitu ketika membutuhkan bangku tambahan, bangku tersebut bisa digunakan.

Itulah enam tips memilih furnitur ramah lingkungan atau eco-friendly. Anda dapat mengunjungi rotan Indonesia untuk informasi mengenai furniture lainnya. Ada juga berbagai inspirasi untuk perabot anak-anak ke furnitur rotan dalam ruangan yang dapat membantu anda mewujudkan rumah impian anda.