Furnitur berbahan alami saat ini sedang banyak digemari dan perkembangan produknya pun beragam. Tak ayal, untuk pertama kalinya furnitur natural tersegmentasi pasar seperti biasanya furnitur alami lebih cocok untuk daerah tropis atau pantai. Permintaan furnitur natural untuk indoor akhir-akhir ini meningkat seiring dengan munculnya isu lingkungan dan juga gerakan kembali ke alam. Hal ini menyebabkan produsen furnitur natural mulai mencari ide desain baru untuk memperluas pasar ke semua segmen.
Desain kontemporer, merupakan salah satu konsep desain yang saat ini sedang populer. Kontemporer menurut definisinya berarti “ada, terjadi, atau hidup pada saat yang sama, desain kontemporer mengacu pada apa yang sedang populer atau digunakan saat ini. Untuk kontemporer, desainnya mengacu pada 'Less is More' sehingga bentuknya lebih simpel, bersih, dan kuat berorientasi sumbu horizontal-vertikal.
Gabungan furnitur alami dengan desain masa kini tak menjadi masalah lagi, salah satu bahan alami untuk membuat furniture adalah eceng gondok. Di Indonesia bahan ini dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Pulau Jawa. Pada dasarnya bahan ini terbuang sia-sia tetapi ternyata bisa menjadi bahan furnitur yang indah oleh pengrajin ahli. Dan memadukan material ini dengan desain kontemporer tidaklah sulit, material ini cocok untuk konsep desain apa pun dan memberikan nilai tambah natural pada furnitur. Furnitur natural berbahan eceng gondok bisa berupa furnitur dalam ruangan seperti Kursi berlengan, Laci, Set Hidup, Set Makan, Bahkan Perangkat tempat tidur. Dari barang bekas menjadi perabotan terbaik di rumah Anda dengan konsep desain kekinian, Mengapa tidak?

